Penulis: nikomangariani

Laki-laki yang Menyeberang dan Perempuan di tepi Persimpangan

Bagian I: Laki-laki yang Menyeberang Setiap kali sebuah peran dimasukinya, laki-laki itu tahu, ada jiwa baru yang tumbuh. Jiwa baru yang mempesona. Jiwa baru yang menyeretnya dalam pusaran. Semakin ia mengenal jiwa-jiwa itu, semakin ia merasa kerdil. Kecil. Sebuah arus kecil dalam luasnya samudera. Semakin banyak yang belum dikuasainya. Ia seperti perenang pemula di tengah-tengah … Lanjutkan membaca Laki-laki yang Menyeberang dan Perempuan di tepi Persimpangan

Iklan

Pohon Kelapa di Kebun Bibi

Tumpukan cucian piring sudah menunggu. Aku bisa menciumnya dari jarak beberapa langkah. Bahkan mungkin aku sudah merasakannya, jauh sebelum memasuki pintu rumah. Seperti apa baunya? Sulit untuk dijelaskan. Aku mencium sayur basi, ikan basi, ayam basi,  kecap basi. Bercampur-campur sampai sulit dikenali lagi. Pada saat itu terngiang-ngiang kalimat bibiku, Me Man Rindi. Perempuan tinggi besar … Lanjutkan membaca Pohon Kelapa di Kebun Bibi

Surat Menteri dan Mimpi Pengarang Tua

Tohari, pengarang tua itu, gemetar memandangi surat yang baru saja diterimanya. Dari Menteri Pendidikan Indonesia. Di penghujung usia senjanya sebagai pengarang, baru kali ia merasa diperhatikan. Ia akan mendapatkan hadiah Rp 100 juta. Astagfirullah, itu uang yang tak pernah dibayangkan, bila mengingat selama ini ia hanya mendapat puluhan ribu dari honor tulisannya. Memang sesekali ia … Lanjutkan membaca Surat Menteri dan Mimpi Pengarang Tua

Telapak Kaki yang Menyimpan Surga

Oleh Ni Komang Ariani Satu harian ini aku mengelus-elus telapak kakiku. Sesekali mencoba menghadapkannya ke arah mukaku. Untuk melihat surga yang konon tersimpan di sana. Setiap malam menjadi dingin dan kering, ia kisahkan cerita itu. Tentang surga yang tersembunyi dibalik serat-serat hitam di telapak kakiku. “Dibalik keburukan, selalu tersimpan kebaikan. Kebaikan tak akan hilang walaupun … Lanjutkan membaca Telapak Kaki yang Menyimpan Surga

Tips dan Trik Menulis Cerpen dan Novel

  oleh Ni Komang Ariani @menulisfiksi Banyak orang yang beranggapan bahwa menulis cerpen dan novel itu sangat sulit, padahal menulis kisah fiksi jauh lebih mudah daripada menulis penelitian ilmiah yang terikat pada aturan-aturan pengutipan. Sederhananya menulis cerpen sama dengan menulis suatu momen dalam hidup kita atau hidup orang lain. Bedanya adalah momen itu harus kita … Lanjutkan membaca Tips dan Trik Menulis Cerpen dan Novel