Surat Menteri dan Mimpi Pengarang Tua

Tohari, pengarang tua itu, gemetar memandangi surat yang baru saja diterimanya. Dari Menteri Pendidikan Indonesia. Di penghujung usia senjanya sebagai pengarang, baru kali ia merasa diperhatikan. Ia akan mendapatkan hadiah Rp 100 juta. Astagfirullah, itu uang yang tak pernah dibayangkan, bila mengingat selama ini ia hanya mendapat puluhan ribu dari honor tulisannya. Memang sesekali ia … Lanjutkan membaca Surat Menteri dan Mimpi Pengarang Tua

Iklan

Telapak Kaki yang Menyimpan Surga

Oleh Ni Komang Ariani Satu harian ini aku mengelus-elus telapak kakiku. Sesekali mencoba menghadapkannya ke arah mukaku. Untuk melihat surga yang konon tersimpan di sana. Setiap malam menjadi dingin dan kering, ia kisahkan cerita itu. Tentang surga yang tersembunyi dibalik serat-serat hitam di telapak kakiku. “Dibalik keburukan, selalu tersimpan kebaikan. Kebaikan tak akan hilang walaupun … Lanjutkan membaca Telapak Kaki yang Menyimpan Surga

Tips dan Trik Menulis Cerpen dan Novel

  oleh Ni Komang Ariani @menulisfiksi Banyak orang yang beranggapan bahwa menulis cerpen dan novel itu sangat sulit, padahal menulis kisah fiksi jauh lebih mudah daripada menulis penelitian ilmiah yang terikat pada aturan-aturan pengutipan. Sederhananya menulis cerpen sama dengan menulis suatu momen dalam hidup kita atau hidup orang lain. Bedanya adalah momen itu harus kita … Lanjutkan membaca Tips dan Trik Menulis Cerpen dan Novel

Celebrating Indonesia’s literary fiction tradition

Sebastian Partogi/The Jakarta Post As part of its annual literary fiction program, Indonesia’s leading daily newspaper Kompas has launched its annual best short story anthology, consisting of work printed by the paper throughout 2015. The event was held in conjunction with an awards ceremony for its best fiction writers. Many writers flocked to Bentara Budaya Jakarta on … Lanjutkan membaca Celebrating Indonesia’s literary fiction tradition

Memilih Calon Suami ala Jas Putih

Apa sih yang paling mendebarkan di dunia ini, selain saat-saat kau memutuskan untuk memasuki jenjang pernikahan. Itulah yang dirasakan Kay, ketika kekasihnya selama lima tahun, Yama melamarnya. Akan tetapi entah mengapa, hati Kay terus-menerus dilanda kebimbangan. Entah mengapa ia belum kepengen untuk  menikah. Sikap Kay ini, membuat Yama tak habis pikir. Juga semua orang yang … Lanjutkan membaca Memilih Calon Suami ala Jas Putih